Artikel
Pantangan Makanan Penyakit Ambeien dan Makanan yang Dianjurkan

Pantangan Makanan Penyakit Ambeien dan Makanan yang Dianjurkan

Penderita ambeien memiliki pantangan makanan yang harus mereka hindari supaya kondisi ambeien tidak semakin parah. Pantangan penyakit ambeien biasanya terdiri dari makanan yang tidak mengandung gizi seimbang terutama serat. Ini akan memperparah kondisi ambeien. Berikut adalah beberapa pantangan dan anjuran makanan bagi penderita ambeien.

Pantangan Makanan Penyakit Ambeien

Penyakit ambeien menyebabkan munculnya rasa nyeri saat buang air besar karena pembengkakan pembuluh darah pada sekitar anus. Oleh karena itu, makanan pantangan penyakit ambeien penyebab kesulitan buang air besar sebisa mungkin harus mereka hindari.

Tinggi garam

Garam memiliki sifat mengikat air. Padahal, penderita ambeien membutuhkan banyak asupan air untuk memperlancar buang air besar. Contoh makanan yang tinggi garam adalah makanan instan seperti mie instan, makanan kalengan, serta makanan ringan (ciki). Penderita ambeien sebisa mungkin tidak mengonsumsi makanan instan dan hanya makan makanan yang tidak mengalami proses memasak terlalu banyak.

Baca Juga: MIE INSTAN JADI MAKANAN PANTANGAN PENYAKIT AMBEIEN

Rendah serat

Pantangan penyakit ambeien yang paling umum adalah makanan rendah serat. Tubuh penderita ambeien membutuhkan banyak serat supaya tidak mengalami sembelit. Contoh makanan rendah serat adalah gorengan. Selain bagi penderta ambeien, gorengan juga tidak baik untuk orang sehat konsumsi dalam jangka waktu yang panjang karena dapat meningkatkan kadar kolesterol  dalam tubuh.

Pedas

Makanan pedas dapat menimbulkan iritasi atau luka pada saluran pencernaan. Terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas bisa membuat anus saat buang air besar terasa panas dan perih. Hal ini karena cabai mengandung zat yang dapat melukai saluran pencernaan mulai dari usus hingga anus.

Zat besi tinggi 

Makanan yang mengandung zat besi tinggi, seperti daging merah dapat menyebabkan sembelit. Oleh karena itu jenis makanan ini masuk ke dalam salah satu pantangan penyakit ambeien.

Saat menderita ambeien, penderita sebaiknya  mengonsumsi protein nabati saja supaya tidak mengalami sembelit. Jika sembelit terjadi, pembuluh darah sekitar anus akan membengkak lagi.

Berlemak

Makanan berlemak adalah pantangan penyakit ambeien. Lemak membuat buang air besar menjadi tidak lancar. Jika buang air besar tidak lancar, ambeien akan semakin parah karena pembuluh darah sekitar anus terus membengkak. Contoh makanan berlemak adalah gorengan, makanan bersantan, kulit ayam, dan lain-lain.

Alkohol

Alkohol yang diminum dalam jumlah banyak menyebabkan sembelit. Jika terus membiarkannya, sembelit akan semakin parah dan ambeien semakin membesar. Alkohol juga mengandung kafein yang mendorong Anda untuk lebih banyak buang air kecil. Padahal tubuh Anda justru membutuhkan air yang lebih banyak.

Baca Juga: Pengobatan Ambeien dengan Laser Diskon 20% di Vena Wasir Center

Makanan yang Dianjurkan

Mengandung serat larut

Serat larut adalah serat yang lembut dan berbentuk seperti gel. Ia dapat menyerap air dengan baik sehingga membuat tinja menjadi lebih lembut. Jika Anda punya masalah sembelit, jenis kandungan serat ini sangat dianjurkan untuk dikonsumsi.

Mengandung serat tidak larut

Serat tidak larut adalah jenis serat yang tidak akan larut  dalam air. Ini membantu serat yang diserap tubuh tidak pecah secara langsung sehingga zat kimia dalam sistem perncernaan tetap terjaga keseimbangannya.

Air putih

Air putih membantu menjaga kadar air dalam tubuh. Jika Anda cukup minum air putih, Anda tidak akan merasa sembelit. Kandungan air dalam tubuh membantu melunakkan tinja.

Ada banyak pantangan penyakit ambeien yang harus dihindari supaya kondisi ambeien tidak semakin parah. Bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsinya sama sekali, namun sebisa mungkin kurangilah makanan yang membuat buang air besar jadi sulit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Butuh bantuan ?
Kamu punya keluhan?
Saya ingin daftar, bagaimana caranya?