Artikel
Virus HPV Adalah Penyebab Kondiloma Akuminata

Virus HPV Adalah Penyebab Kondiloma Akuminata

Kondiloma akuminata adalah benjolan kecil di sekitar area kelamin yang disebabkan oleh infeksi HPV (human papillomavirus) tipe 6 dan 11.

Human papillomavirus (HPV) sendiri adalah virus yang biasanya menyebar lewat hubungan seks atau kontak melalui kulit. Terdapat lebih dari 100 jenis virus HPV dengan beberapa di antaranya dapat menyebabkan penyakit kutil kelamin dan kanker. Satu-satunya yang dapat melindungi Anda dari penyakit kelamin akibat HPV adalah dengan mendapatkan vaksin HPV.

Virus infeksi HPV masih bisa menyebar walaupun orang yang membawa virus tidak memiliki gejala atau tidak merasa sakit. Virus tipe 6, 11, 16, dan 18 menyebabkan kutil kelamin dan kanker serviks. Kutil dan kanker serviks dapat terbentuk dalam beberapa tahun setelah terkena infeksi HPV. Apabila Anda hamil dan memiliki infeksi HPV dengan kutil kelamin, ada kemungkinan bayi bisa ikut terinfeksi. Dalam kasus yang jarang terjadi, infeksi dapat memengaruhi pita suara bayi.

Faktor Risiko Infeksi HPV

1. Sering berganti pasangan seksual

Semakin banyak atau semakin sering Anda bergonta-ganti pasangan untuk berhubungan seksual, semakin besar pula peluang Anda terkena infeksi HPV.

2. Usia

Kutil kelamin akibat infeksi virus HPV paling sering terjadi pada pasien berusia remaja dan orang dewasa awal 20-an.

3. Sistem imun tubuh melemah

Orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang buruk lebih rentan terkena berbagai macam infeksi virus, termasuk HPV. Peluang tersebut semakin besar pada orang-orang dengan penyakit HIV/AIDS.

4. Memiliki luka terbuka

Bagian kulit yang terdapat luka terbuka atau mengalami kerusakan jaringan lebih mudah terjangkit HPV.

5. Kontak atau paparan secara langsung

Kontak langsung adalah menyentuh kutil atau sumber tertentu yang dipenuhi virus HPV, misalnya berenang di kolam renang umum.

Kondiloma Akuminata Adalah Disebabkan Oleh HPV

Kondiloma akuminata atau kutil kelamin yang bentuknya seperti kembang kol.  Penularannya melalui hubungan seks tanpa kondom.

Kebanyakan kasus, kondiloma biasanya tumbuh sangat kecil dan kerap tidak terdeteksi oleh mata. Namun, lama-kelamaan kutil akan membesar dan bisa terdeteksi dengan sentuhan. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa sakit, perih, gatal, dan rasa tak nyaman pada area sekitarnya. Benjolan kutil terbentuk akibat infeksi menular seksual.

Penularan HPV penyebab penyakit ini biasanya melalui hubungan seks, baik oral, vaginal, maupun anal. Infeksinya juga dapat menular ke bayi saat proses persalinan atau kehamilan. Siapa saja bisa menderita penyakit satu ini, baik pria maupun wanita. Meski begitu, wanita diketahui lebih rentan tertular penyakit ini.

Agar tidak terkena kondiloma, hal paling mendasar yang perlu Anda lakukan tentunya mencegah penularan infeksi HPV. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara berikut.

  • Menggunakan kondom saat berhubungan seks untuk mengurangi risiko tertular infeksi menular seksual (IMS).
  • Berendam menggunakan air hangat selama 10–15 menit setiap hari.
  • Menggunakan lampu panas atau pengering rambut untuk mengeringkan area genital (lakukan dengan jarak 40 cm).
  • Mendapatkan vaksin HPV.

Baca Juga: Pengobatan Kondiloma Akuminata Yang Perlu Diketahui

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Butuh bantuan ?
Kamu punya keluhan?
Saya ingin daftar, bagaimana caranya?