Artikel
Benjolan di Dubur Tapi Bukan Wasir, Lalu Apa?

Benjolan di Dubur Tapi Bukan Wasir, Lalu Apa?

Benjolan di dubur tapi bukan wasir, lalu apa? Munculnya benjolan pada bagian dubur atau anus sebenarnya bisa saja gejala suatu penyakit atau masalah kesehatan. Nah, jika kamu perokok aktif dan kemudian merasakan adanya benjolan pada bagian anus, bisa jadi benjolan di dubur bukan wasir tapi kutil kelamin. Apasih kutil kelamin itu?

Benjolan di dubur tapi bukan wasir

Genital warts  atau kutil kelamin merupakan penyakit menular seksual yang muncul pada  area genitalia, sekitar anus, bahkan terjadi di dalam vagina atau serviks, dan saluran kencing laki-laki.

Lesi yang muncul umumnya berwarna pink, layaknya brokoli. Umumnya lesi kutil kelamin tidak menimbulkan gejala, tetapi pada sebagian orang dapat disertai adanya rasa gatal, rasa terbakar, nyeri saat berhubungan seksual, dan sering buang air kecil.

Faktanya, hampir 500.000 orang di Amerika Serikat setiap tahunnya terdiagnosis mengalami genital warts. Kondisi ini dalam dunia medis  juga disebut sebagai kondiloma akuminata. Penyebabnya adalah human papilloma virus (HPV) sebagai penyebab terbanyak penyakit menular seksual yang terjadi di Dunia.

HPV dapat menginfeksi sel pada tubuh manusia, namun tidak menunjukan tanda adanya kutil pada kulit sekitar anus atau kelamin. Karena munculnya kutil biasanya terjadi saat sistem kekebalan tubuh seseorang sedang dalam kondisi yang buruk atau lemah.

Baca juga : Kondiloma

Lokasi munculnya kutil yang berada pada daerah kelamin dan cara penularannya melalui hubungan seksual, para pakar berpendapat, munculnya genital warts selanjutnya dapat menyebabkan beban mental yang mendalam bagi penderitanya. Pasien umumnya menjadi malu, kesal dengan kondisinya dan memiliki rasa bersalah yang sangat mendalam.

Perhatian besar masyarakat akan genital warts saat ini kian meningkat, karena ada hubungannya  dengan kejadian HPV dan kanker kelamin. Selain dari berhubungan seksual yang menjadikan adanya kontak silang virus,  ternyata  wanita, perokok dapat meningkatkan risiko terjadinya kutil kelamin sebanyak 2 kali lipat, karena nikotin terbukti menurunkan sistem kekebalan tubuh terutama  daerah serviks.

Komplikasi kutil kelamin

Hingga saat ini terdapat beberapa komplikasi kesehatan yang dapat muncul pada pasien dari adanya masalah kutil kelamin ini. Diantara komplikasi yang dapat muncul adalah:

  • Picu kanker kemaluan, mulut dan tenggorokan. Salah satu contoh yang bisa kita dapatkan adalah kemungkinan terjadinya kanker serviks. Kondisi seperti inilah yang seharusnya bisa kita waspadai. Kondisi ini umum terjadi pada wanita usia produktif.
  • Gangguan kehamilan.
  • Bayi yang terlahir dari ibu yang memiliki riwayat atau disertai kutil kelamin. Akan memiliki dampak kesehatan pada bayi seperti munculnya infeksi kutil pada  ternggorokan.

Pencegahan kutil kelamin

Dari beberapa kepustakaan yang ada, genital warts dapat  kita cegah dengan beberapa cara, antara lain:

  • Hindari melakukan seks bebas.
  • Gunakan selalu kondom setiap berhubungan seks.
  • Tidak berbagi dalam penggunaan alat bantu seks. Baik pada pria maupun wanita.
  • Imunisasi HPV. Ini disarankan pada wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual. Dengan jumlah suntikan sebanyak 3 siklus.

Nah, untuk mengetahui apakah benjolan di dubur wasir atau bukan sebaiknya lakukan pemeriksaan dengan dokter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Butuh bantuan ?
Kamu punya keluhan?
Saya ingin daftar, bagaimana caranya?